Memahami Angel Investor dan Jenisnya

Memahami-Angel-Investor-dan-Jenisnya
Gambar Dari Canva

Dewasa ini, kemunculan perusahaan rintisan kecil atau lebih dikenal dengan nama startup memang terus berkembang. Meskipun bisnis startup tampak menggiurkan, tetapi banyak pelaku bisnis skala kecil yang akhirnya menghilang sebab kurang mendapatkan suntikan dana. Adanya investor untuk mengembangkan perusahaan kecil yang memiliki peluang besar sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, Anda wajib memahami apa itu angel investor, jenis dan kiat mendapatkan pendanaan untuk pengembangan perusahaan kelak.

Jenis Angel Investor dan Manfaat untuk Bisnis Startup

Apa itu angel investor yang naik daun dibandingkan mengajukan pendanaan ke bank atau tidak menarik minat para venture capital. Anda harus mulai memahami jenis dari angel investor agar bisa mencari cara memiliki relasi para angel investor ini. Angel investor sendiri merupakan investor yang memberikan pendanaan awal kepada perusahaan rintisan atau startup dari dana kantong pribadi mereka. Biasanya nilai dana yang diberikan bervariasi tergantung dengan potensi perusahaan yang Anda rintis tersebut.

Meskipun orang acap menjadikan angel investor sebagai pilihan terakhir, tapi angel investor memiliki peluang dalam mengembangkan bisnis dibandingkan pengajuan dana ke bank ditolak atau tidak menarik minat venture capital sebab Anda belum memiliki portofolio yang bagus. Yuk, mulai simak jenis-jenis angel investor yang perlu Anda ketahui berikut!

1. Angel investor dari kalangan rekan atau keluarga

Bisa jadi Anda menemukan rekan atau investor yang tertarik memberikan pendanaan awal bagi perusahaan agar berkembang lebih pesat dari golongan keluarga atau teman. Klasifikasi angel investor yang kenal dengan pendiri bisnis ini memang membutuhkan perencanaan dan kesepakatan yang matang sebab Anda bisa saja memiliki ikatan emosional dengan tipe angel investor ini.

2. Professional angel

Merupakan tipe investor awal perusahaan Anda yang memiliki latar belakang profesi atau pekerjaan bergengsi lain, misalnya pengacara, dokter, psikolog, dan lain-lain. Biasanya tipe profesional akan memberikan suntikan dana awal kepada perusahaan rintisan yang sesuai latar belakang atau minat mereka.

Kelebihan memakai professional angel adalah mereka mau memberikan bantuan pada perusahaan bila terjadi kendala tertentu, misalnya bantuan hukum, akuntansi atau manajemen perusahaan awal dan sebagainya. Menarik, ya? Untuk Anda yang bertekad mendapatkan tujuan perusahaan dari sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, sah-sah saja.

3. Head angel

Anda juga harus tahu jenis head angel atau pimpinan angel investor yang memberikan investasi kepada angel investor yang lainnya. Tipe head angel memiliki bisnis atau kekayaan pribadi yang lebih besar sehingga bisa memberikan nilai investasi pada angel investor di bawahnya. Para pelaku angel investor aktif di Indonesia golongan ini bisa cukup banyak, lho!

Memang nilai dana yang diberikan angel investor bisa lebih minim dibandingkan venture capital atau pendanaan perusahaan rintisan yang dihimpun dari dana pensiun dan sebagainya. Namun, adanya angel investor sangat membantu perusahaan rintisan yang masih belum punya nama atau portofolio dalam mengembangkan bisnis bila venture capital tidak menaruh minat pada produk atau jasa yang diusung. Proposal bisnis yang sudah disiapkan dengan baik tidak akan sia-sia, bukan?

Tentu Anda yang sudah paham apa itu angel investor harus mulai mencari relasi untuk mendapatkan kesempatan ini. Pastikan Anda sudah menyiapkan bisnis dengan baik agar bisa memberikan portofolio yang bagus, strategi bisnis kedepannya atau hal-hal yang bisa meyakinkan para angel investor ini. Angel investor pun tidak akan tertarik pada bisnis startup yang kurang persiapan dalam pengembangan aplikasi sehingga rentan mengalami masalah dan kerugian setelah diluncurkan ke pasaran nanti.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.